Sejarah penemuan email di dunia

Ridwan 30 August 2012 1


sejarah penemuan email

Email pada awalnya ditemukan oleh insinyur bernama Raymon Samuel Tomlinson pada tahun 1971. Email merupakan singkatan dari electronic mail atau surat elektronik, yang dalam KBBI disingkat menjadi surel. Sistem ini memungkinkan pesan bisa dikirim dan diterima secara elektronik melalui komputer. Pesan ini bisa berupa teks, gambar atau gabungan keduanya yang dikirim dari satu alamat email ke alamat lainnya dalam jaringan internet. Alamat email selazimnya memiiki format nama pengguna dan domain yang dipisahkan oleh tanda @. Misalnya, admin@semangatku.com.

Saat ini email tak bisa lepas dari kehidupan kita. Meskipun sudah ada sosial media, email tetap dibutuhkan. Sebuah penelitian dari School of Information Management and Systems, UC Berkeley pada tahun 2001 lalu melaporkan ada 31 milyar email terkirim setiap hari. Angka ini meningkat tajam pada tahun 2008 yang menyebutkan ada sekitar 170 milyar email terkirim tiap hari. Angka ini menjadi 294 milyar di tahun 2010 lalu. Jadi bisa disimpulkan bahwa email adalah hal yang penting dan tidak bisa lepas dari internet itu sendiri meskipun sudah banyak produk internet seperti jejaring sosial.

Sejarah email tak lepas dari perkembangan teknologi militer. Pada awalnya embrio teknologi ini telah dikembangkan sejak tahun 1970. Raymond Samuel Tomlinson adalah penemunya. Pria yang lahir di New Amsterdam, New York, Amerika Serikat pada tahun 1941 ini adalah pencetus penggunaan email melalui jaringan internet. Teknologi ini sebenarnya tidak sepenuhnya baru, email sudah ditemukan pada era 1960-an, namun internet belum ada. Email yang ada masih berkutat pada satu mainframe yang terbentuk jaringan lokal saja.

Jadi Tomlinson mengatur perpindahan email melalui jaringan internet. Pada tahun 1963, Tomlinson mendapatkan gelar Bachelor of Science dalam bidang teknik listrik dari Rensselaer Polytechnic Institute. Ia lalu ikut berpartisipasi dalam program yang dijalankan oleh IBM, salah satu produsen komputer yang menjual perangkat keras dan perangkat lunak komputer. Pada tahun 1965, ia mendapatkan gelas Master di bidang teknik elektro dari MIT. Pada tahun 1968, Tomlinson bekerja untuk sebuah proyek pengembangan sistem operasi TENEX, diantaranya ARPANET dan implementasi TELNET.

ARPANET adalah cikal bakal internet saat ini, yang merupakan sarana percobaan teknologi jaringan di zaman tersebut. Tujuan ARPANET kala itu adalah menciptakan metode komunikasi antara institusi militer. TELNET sendiri adaah sebuah protolol jaringan yang digunakan pada internet untuk menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks dua arah yang memanfaatkan fasilitas koneksi virtual terminal. Di proyek ini Tomlinson membuat sebuah program untuk transfer file di jaringan ARPANET yang disebut dengan CPYNET. Kemudian dia diminta memodifikasi sebuah program, yakni SNDMSG yang berfungsi mengiriman pesan antara pengguna berbeda di komputer yang sama. Tomlinson diharuskan memodifikasi SNDMSG supaya bisa mengirimkan pesan antara dua komputer yang berbeda.

Dengan itu ia berpikir untuk menggabungkan program SNDMSG dan CPYNET bersamaan supaya dapat mengirimkan pesan ke kotak pos elektronik lainnya dalam sebuah jaringan. Pikiran lain Tomlinson adalah bagaimana membedakan pesan yang diarahkan keluar jaringan dan pesan lain yang dialamatkan ke banyak pengguna di dalam jaringan itu sendiri. Akhirnya eksperimen Tomlinson ini berhasil, pada bulan Oktober 1971, ia berhasil mengirimkan satu pesan sederhana dari komputernya di komputer di sebelahnya yang hanya berjarak 1 meter. Sejarah email tercatat saat itu juga. Tomlinson ternyat mempelajari tuts keyboard dan memilih simbol @ sebagai petunjuk alamat si pengguna email. Simbol @ ini mengidentifikasi penerima dan komputer atau jaringan yang mereka gunakan. Simbol @ ini dibaca “at” atau dalam bahasa Indonesia “di”.

Tomlinson mengakui bahwa penemuan email itu dihasilakan hanya dari berpikir tak lebih 30-40 detik saja. Ia bahkan tak ingat apa yang ia tulis pertama kali dalam email bersejarah tersebut, saat ditanyakan dalam sebuah wawancara dengan majalah Times di tahun 2008 lalu. Namun ada beberapa sumber mengatakan bahwa pesan pertama itu adalah “QWERTYUIOP” yakni satu sekuen dari tuts huruf paling atas pada keyboard. Apapun itu, yang jelas pesan kecil itu adalah lompatan besar bagi umat manusia. (iwan)

 

One Comment »

    Leave A Response »

    You must be logged in to post a comment.