Cara mengobati bayi batuk berdahak

Ridwan 24 August 2012 0


Usia bayi memang usia yang sangat rentan terhadap penyakit. Hal ini dikarenakan kekebalan tubuh bayi masih belum terbentuk dengan sempurna. Akibatnya berbagai macam virus dan bakteri mudah masuk ke dalam tubuhnya dan menyebabkan beberapa macam penyakit, misalnya batuk berdahak pada bayi. Meski batuk berdahak bukan penyakit yang sering timbul pada bayi, namun penyakit ini harus diwaspadai dan tidak boleh dianggap remeh. Hal ini berkaitan dengan masih rendahnya kekebalan tubuh bayi masih rendah sehingga rawan terjadi komplikasi.

mengobati batuk berdahak

Penyebab penyakit batuk berdahak pada bayi

Penyebab batuk berdahak bisa bermacam-macam. Batuk berdahak bisa diakibatkan oleh alergi, selain oleh virus tentunya. Misalnya adalah alergi udara dingin dapat menjadikan bayi lebih sensitif. Keadaan dingin ini dapat menyebabkan saluran nafas bayi menjadi sempit dan keluarnya lendir. Lendir ini yang menyebabkan munculnya dahak pada saluran pernafasan. Batuk sendiri merupakan respon tubuh untuk mengeluarkan lendir tersebut. Hal ini dapat mengganggu sistem pernafasan bayi yang menyebabkan pola pertumbuhannya tidak normal dan dapat menyebabkan penyakit yang lain.

Pengobatan batuk berdahak pada bayi

Pengobatan batuk pada bayi tentu tidak sama dengan pengobatan batuk pada orang dewasa. Yang perlu dan penting diingat adalah jangan terburu-buru memberikan obat batuk kepada bayi anda. Apalagi jika obat batuk tersebut bukan dari dokter dan dijual bebas di pasaran tanpa rekomendasi dari dokter dan petugas medis. Yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Memberikan rasa nyaman kepada bayi anda, yakni dengan memberikan baju hangat, sekaligus melihat apakah mungkin batuk tersebut diakibatkan oleh alergi udara dingin. Dengan tubuh yang hangat, jika ternyata bayi menderita alergi dingin, maka batuknya akan berkurang atau tidak bertambah parah.
  • Jika batuk timbul, berikan cairan atau krim yang bisa menyebabkan rasa hangat pada bagian dada bayi. Anda bisa menggunakan minyak telon yang direkomendasikan untuk bayi, sehingga rongga dada bayi dapat terasa lebih longgar dan memudahkan keluarnya dahak.
  • Bayi yang masih mengkonsumsi Air Susu Ibu, sebaiknya tidak dihentikan konsumsinya karena dalam berbagai macam penelitian menunjukkan bahwa air susu ibu merupakan sumber imunitas bagi bayi. Oleh karena itu bayi yang mendapatkan asupan Air Susu Ibu terus menerus selama sakit lebih cepat sembuh dan kebal terhadap serangan berikutnya.
  • Jangan terlalu mudah memberikan antibiotik kepada bayi. Bayi memang seringkali mengalami infeksi yang berdampak pada peningkatan suhu tubuh, namun dapat disembuhkan tanpa antibiotik.
  • Jika bayi sudah mengasup makanan kasar, berikan makanan yang mengandung gizi dan juga susu yang mengandung suplemen makanan. Bayi tidak baik jika mengkonsumsi obat-obatan karena berdampak pada pertumbuhannya.

Cara pengobatan lain adalah memberikan madu satu sendok teh sebelum bayi tidur. Ini dapat membuat bayi anda tidur lebih nyenyak dan meredakan batuknya. Selain itu rasa yang manis pada madu juga dapat membuat bayi anda senang. Jika sakit masih berlanjut, lebih baik pergi ke dokter anak. Jangan pernah berganti-ganti dokter jika anak anda belum sembuh, satu dokter untuk perawatan anak anda lebih baik karena dokter tersebut tahu riwayat kesehatan anak anda. (iwan)

 

Leave A Response »

You must be logged in to post a comment.