Lingkungan Hidup dan permasalahannya

Ridwan 18 August 2012 0


lingkungan hidup

Lingkungan adalah suatu kawasan dimana di dalamnya terdapat berbagai macam makhluk hidup seperti manusia, hewan dan tumbuhan, dimana kawasan tersebut digunakan sebagai tempat bernaung untuk kelangsungan hidup tiap anggota lingkungan. Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang pada antara semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk diantaranya adalah manusia dengan berbagai perlikaunya. Lingkungan hidup sudah tentu mempengaruhi kesejahteraan manusia dan makhluk hidup di sekitarnya. Lingkungan hidup juga mencakup lingkungan diluar suatu organisme hidup seperti manusia, hewan dan tumbuhan.

Mengenali lingkungan hidup dan permasalahannya

Suatu lingkungan hidup yang “tidak sehat” akan membuat penghuninya tidak nyaman. Deretan permasalahan seperti banjir, pencemaran limbah, polusi dan sebagainya tentu menjadi masalah yang dirasakan secara luas dalam suatu lingkungan. Saat ini lingkungan hidup selalu bermasalah karena banyaknya aksi-aksi yang kurang bertanggungjawab. Manusia yang dibekali segudang pengetahuan harusnya lebih mengetahui cara mengelola lingkungan dan permasalahan yang dihadapi.

Lingkungan alam adalah suatu keadaan sekitar yang mempengaruhi tingkah laku organisme yang hidup di dalamnya. Ini artinya tingkah makhluk hidup dipengaruhi oleh alam sekitarnya. Jika alam mengalami gangguan, maka aktivitas manusia atau makhluk hidup lainnya seringnya pasti akan terganggu. Makhluk hidup pun dapat mempengaruhi lingkungan, baik dengan perangai yang ramah lingkungan atau sebaliknya, yakni merusak lingkungan. Seringkali perilaku manusia tak terkendali. Manusia bersikap sewenang-wenang terhadap alam yang seharusnya menjadi tempat tinggal yang nyaman dan tempat untuk bergantung.

Tingkah laku manusia yang merusak lingkungan

Seringkali kita menemui manusia yang membuang sampah sembarangan, menebang pohon tanpa memiikirkan penanaman kembali juga tidak mengelola polusi gas buang dan limbah dengan baik sehingga menyebabkan kondisi lingkungan semakin memburuk. Kecerobohan manusia dalam memperhatikan lingkungan akan berakibat lingkungan menjadi tidak bersahabat dan kehidupan kita akan terhambat. Lingkungan akan menyerang balik kita dengan bencana yang akibatnya bisa ratusan kali lebih dahsyat dari kerusakan yang kita timbulkan kepada lingkungan.

Siapa yang harus memikiran masalah lingkungan?

Lingkungan hidup dan permasalahannya tidak hanya boleh dipikirkan oleh mereka yang bekerja di bidang lingkungan seperti pengelola kebersihan dan instansi terkait. Setiap individu yang merasa hidup dan menjadi bagian dari masyarakat wajib untuk ikut serta dalam menyelamatkan lingkungan. Manusia tentu saja memiliki berbagai macam pengetahuan dalam mengelola lingkungan. Hal ini dapat menjadi modal utama bagi manusia untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik di sekitarnya sendiri. Jika manusia tidak merawat lingkungan dengan baik, suatu saat lingkungan akan “menyerang” kita dengan segala macam masalah yang diakibatkan oleh kita sendiri. Misalnya banjir yang diakibatkan oleh sampah yang dibuang sembarangan sehingga menyumbat saluran air, banyaknya penyakit akibat sanitasi yang buruk dan masalah lain yang sebenarnya bisa kita cegah. Untuk itu sebagai anggota masyarakat dan juga sebagai penghuni lingkungan sudah sepantasnya kita ikut serta dalam mengatasi masalah lingkungan.

Sebelumnya kita telah membahas tentang pengertian lingkungan hidup, perilaku manusia dan siapa yang bertanggungjawab atas permasalahan lingkungan hidup. Saat ini kita akan membahas akibat buruk apa yang akan mendera kita jika kita tidak menjaga lingkungan hidup.

Akibat buruk akibat lingkungan hidup tak terpelihara

Akibat buruk dari lingkungan hidup yang tak terpelihara mungkin tidak muncul secara instan atau langsung terasa pada generasi kita. Namun hal ini dapat mengancam anak-cucu kita di kemudian hari. Ulah-ulah yang tak manusiawi dapat merusak keseimbangan eksosistem yang mana tidak secara drastis dirasakan oleh manusia. Pada satu titik tertentu, lingkungan tidak sanggup lagi untuk menahan kerusakan yang ada dan diharuskan mengembalikan keseimbangannya.

Sebagai contoh adalah penebangan liar sudah berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu. Semenjak itu tanah menjadi kekurangan daya dukung. Tanah yang tidak memiliki daya dukung akan rawan terhadap longsor. Namun tidak seketika itu terjadi longsor. Ketika cuaca semakin tidak bersahabat dan hujan berlebihan yang terjadi akibat perubahan iklim (yang mana ketiadaan pohon juga berperan di dalamnya), maka tanah yang diatas tidak dapat menjaga posisinya sehingga harus meluncur ke bawah mengikuti tarikan gravitasi. Beruntung jika dibawahnya tidak ada pemukiman. Jika ada, maka sudah bisa dipastikan akibatnya tidaklah baik dan menguntungkan.

Lingkungan hidup yang tertata adalah aset

Lingkungan hidup adalah aset yang berharga tinggi. Lingkungan hidup yang terjaga dengan baik dapat menjamin kenyamanan hidup kita dan anak cucu di kemudian hari. Lingkungan hidup yang sehat menciptakan pribadi yang sehat. Hal ini dikarenakan lingkungan hidup mencakup aspek moral dan sosial juga, yang mana lingkungan berperan terhadap perkembangan kepribadian masyarakat itu sendiri. Lingkungan hidup yang terjaga, subur, nyaman dan indah akan menyebabkan masyarakatnya lebih berperlaku baik, jujur dan lebih sabar.

Lingkungan hidup yang gersang, rusak akan menyebabkan ketidaknyamanan dan memicu perilaku yang tidak sehat dari masyarakatnya. Jika lingkungan hidup tidak beres, maka moral dan sosial masyarakatnya juga tidak akan beres. Harmonisasi dalam lingkungan akan terganggu. Manusia adalah makhluk sosial yang memerlukan kesejahteraan untuk terus mengelola moralnya. Lingkungan hidup yang rusak dan dibiarkan terus berkepanjangan akan mengancam moral setiap jiwa yang tinggal di dalamnya. Apalagi jika hal ini terus dibiarkan tanpa penanganan.

Menggalakkan pentingnya menjaga lingkungan hidup

Ragam kegiatan yang sifatnya edukatif harus diberikan kepada masyarakat untuk menekankan pentingnya menjaga lingkungan hidup. Selain itu para pemimpin harus menjadi panutan yang baik dalam hal menjaga lingkungan hidup. Pemimpin harus memberikan contoh yang konkrit untuk mengedukasi masyarakat betapa pentingnya memiliki lingkungan hidup yang sehat. Semua ini demi kualitas hidup manusia yang menjadi bagian dari lingkungan hidup itu sendiri. Selain itu masyarakat harus bekerjasama dan saling mengingatkan untuk menjaga lingkungan hidup, karena hal yang paling efektif adalah kontrol sosial dari masyarakat sendiri. Misalnya adanya sanksi yang disepakati masyarakat sekitar untuk mereka yang membuang sampah sembarangan, dan semacamnya.

Tata kelola lingkungan harus digalakkan untuk jangka panjang, bukan untuk hari ini dan besok saja. Perlu adanya suatu sistem yang mengatur dan terwujudnya lingkungan yang kondusif, bermartabat dan berkelanjutan. Untuk negara yang menggunakan hukum sebagai asas dasar negara, sudah sepatutnya kita menghasilkan produk hukum yang mengikat tentang lingkungan secara lengkap, berkesinambungan dan tidak dipandang sebelah mata, sehingga siapapun pemimpinnya akan melaksanakan kaidah tersebut dengan sebaik-baiknya. (iwan)

 

Leave A Response »

You must be logged in to post a comment.