Siklus haid yang normal pada wanita

Ridwan 8 August 2012 0


Siklus haid normal wanita

Haid atau menstruasi pada wanita adalah hal yang wajar terjadi. Sudah menjadi kodrat wanita untuk mengalami siklus menstruasi setiap bulan hampir sepanjang hidupnya, dimulai ketika mulai remaja dan diakhiri ketika memasuki masa menopause. Pengetahuan yang benar mengenai siklus menstruasi diperlukan untuk menjaga kesehatan organ reproduksi wanita.

Pengertian Siklus Haid Normal

Siklus haid normal adalah siklus haid yang terjadi pada wanita secara umum setiap bulannya. Siklus ini terjadi pada 21 hingga 31 hari. Haid sendiri adalah proses meluruhnya dinding rahim dan sel telur karena tidak dibuahi sperma dalam waktu tertentu dan luruhan tersebut dikeluarkan dari rahim melalui fagina. Anak perempuan berusia 9 hingga 15 tahun akan memasuki masa pubertas dan mengalami perubahan dalam dirinya baik fisik yang terlihat maupun organ reproduksinya. Hormon estrogen dan progesteron yang aktif akan memicu pertumbuhan ini dan mengakibatkan menstruasi karena mulai aktifnya indung telur menghasilkan ovum. Jika seorang anak perempuan berusia lebih dari 15 tahun belum mengalami menstruasi, ada baiknya dibawa ke dokter kandungan atau ginekolog untuk mendapatkan pemeriksaan karena dikhawatirkan terjadi kelainan hormon atau adanya penyakit tertentu.

Proses Siklus Haid Normal di Tiap Bulan

Siklus haid normal berbeda-beda pada tiap wanita. Secara umum, siklus haid normal ada pada 28 hari secara rata-rata. Namun ada juga yang siklus haidnya hanya 21 hari atau bahkan mencapai 30 hari. Selama masih berada dalam jumlah tersebut, maka siklus haid wanita tersebut masih bisa dibilang normal. Hormon-hormon reproduksi yang dihasilkan oleh hipofisis, ovarium, dan hipotalamus, sangat berpengaruh dalam mengatur siklus menstruasi setiap bulannnya.

Siklus haid sangat penting untuk pembentukan sel telur dan penebalan endometrium. Dalam hal ini, pembentukan sel telur sangatlah penting, karena hanya sel telur yang bisa dibuahi oleh sperma. Jika sel telur tadi bertemu dengan sperma maka akan terbentuk zygot, nah dari zygot ini nantinya akan terbentuk individu baru.

Wanita yang subur akan mengalami siklus haid yang berkaitan dengan proses perubahan dalam rahimnya setiap minggu. Siklus ini melibatkan rahim dan uterus serta ovarium dan ovum. Setelah ovum dilepaskan oleh ovarium, maka ia akan menunggu di dinding rahim selama 5-7 hari. Jika selama itu tidak ada sperma yang membuahi, maka ia akan luruh bersama dinding rahim yang akan menjadi menstruasi. Siklus haid ini bisa digambarkan sebagai berikut:

  1. Pada hari ke 1-7 (setelah haid terakhir) terjadi ovulasi atau pematangan sel telur serta penebalan dinding rahim.
  2. Pada hari ke 8-14, sel telur dilepaskan oleh ovarium dan menempel pada dinding rahim dan siap dibuahi oleh sperma.
  3. Pada hari ke 15-21, sel telur yang tidak dibuahi akan mengalami penurunan kualitas dan dinding rahim juga ikut di dalamnya.
  4. Setelah itu terjadilah menstruasi dikarenakan luruhnya sel telur dan dinding rahim tersebut.

Gambaran diatas menggunakan waktu yang umum dialami oleh banyak wanita. Jumlah hari pada masing-masing proses bisa berbeda dari satu wanita ke wanita yang lain. Namun intinya adalah pada wanita yang subur, prosesnya akan berulang terus seperti itu, kecuali dia telah hamil atau mengalami menopouse yakni masa berhenti haid setelah usia 49 tahun keatas.

 

Leave A Response »

You must be logged in to post a comment.