Definisi, peran dan dampak negatif sosial budaya

Ridwan 3 August 2012 0


definisi sosial budaya

Untuk memecahkan masalah sosial yang ada di masyarakat, anda perlu mempelajari dasar ilmu sosial dan ilmu budaya. Adanya pendekatan yang integratif serta multidisiplin ilmu sangat diperlukan dalam memecahkan masalah sosial dan budaya yang ada dikarenakan seringkali permasalahan tersebut tidaklah sederhana sehingga memerlukan kajian dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan.

Definisi Sosial Budaya

Sebelum berangkat pada definisi sosial budaya, kita perlu mengetahui dulu apa arti kedua kata ini secara terpisah. Sosial menurut Kamus Bahasa Indonesia oleh W.J.S Poerwadarminta adalah segala sesuatu yang mengenai masyarakat atau kemasyarakatan atau dapat juga berarti suka memperhatikan kepentingan umum. Kata sosial dianggap sebagai kata sifat. Sedangkan definisi kata budaya adalah segala hal yang dibuat oleh manusia berdasarkan pikiran dan akal budinya yang mengandung citra, rasa dan karsa. Budaya berasal dari kata Bodhya yang artinya pikiran atau akal budi. Budaya ini dapat berupa kesenian, pengetahuan, moral, hukum, kepercayaan, adat dan istiadat. Untuk itu kita dapat mendefinisikan sosial budaya sebagai segala hal yang dicipta oleh manusia dengan pemikiran dan budi nuraninya untuk dan/atau dalam kehidupan bermasyarakat.

Manusia adalah makhluk sosial pencipta dan pengguna budaya

Budaya tercipat bukan hanya dari pemikiran manusia, namun juga dari adanya interaksi antara manusia dengan manusia lainnya dan alam sekitar. Dikatakan dalam agama bahwa manusia adalah khalifah atau pengurus di bumi ini. Oleh karena itu manusia diberikan anugrah cipta, rasa dan karsa oleh Sang Pencipta, dimana ini tidak dimiliki oleh makhluk yang lain. Disinilah juga terjadi dialektika, dimana manusia adalah pemakai budaya yang diciptakannya sendiri. Manusia juga hidup diantara budaya yang diciptakannya. Oleh karena itu kebudayaan akan terus ada selama manusia masih ada di muka bumi. Sosial budaya adalah berkaitan satu sama lain, perubahan budaya dapat terjadi jika ada perubahan sosial di masyarakat, begitu pula sebaliknya.

Fungsi dan peran sosial budaya dalam kehidupan manusia antara lain adalah:

  • Pedoman dan aturan dalam hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok.
  • Sebagai pembeda antara manusia dengan hewan, hewan hanya memiliki insting bertahan hidup, bukan kebiasaan yang berkembang.
  • Petunjuk bagaimana manusia harus berperilaku dalam kehidupan sosial.
  • Modal dasar pembangunan umat manusia membentuk peradaban.

Dalam sebuah sosial budaya yang tercipta, juga tak jarang menimbulkan ekses yang negatif. Hal ini dikarenakan tidak cukupnya pengendalian masyarakat terhadap budaya tersebut. Beberapa dampaknya adalah:

  • Kerusakan lingkungan dan ekosistem alam.
  • Terjadinya kesenjangan sosial dan penyakit masyarakat yang berujung pada tingkat kriminalitas.
  • Dapat mengurangi dan menghilangkan ikatan batin dan moral diantara sesama masyarakat.

Oleh karena itu perlu dipikirkan kembali secara lebih hati-hati untuk memakai kebudayaan yang menimbulkan ekses negatif. Sebagai contoh adalah jejaring sosial merupakan budaya baru yang dapat mendekatkan saudara atau teman yang jauh, namun ekses negatifnya tak jarang justru menjauhkan teman atau saudara yang dekat karena ketika bertemu justru asyik berada di jejaring sosial. Tidak menutup kemungkinan bahwa suatu saat kehidupan manusia berakhir karena budaya yang dihasilkannya sendiri. Setidaknya itulah juga yang dimuat dalam beberapa kitab suci. Maka dari itu, mari sama-sama berpikir. (iwan)

 

Leave A Response »

You must be logged in to post a comment.