Ketahui Peralatan dapur tradisional tradisional yang lebih sehat

Ridwan 29 October 2012 0


Peralatan dapur tradisional tradisional

Berkembangnya zaman membuat semua hal berkembang, termasuk dalam hal peralatan dapur yang digunakan oleh wanita dan ibu-ibu. Hal ini menyebabkan banyak peralatan dapur tradisional yang ditinggalkan oleh pengguna setianya, yakni para wanita dan ibu-ibu. Peralatan rumah tangga yang modern lebih banyak dipilih oleh ibu-ibu rumah tangga karena lebih memudahkan dan praktis. Selain itu bentuknya juga lebih keren dengan balutan teknologi yang canggih.

Namun di sisi lain penggunaan peralatan dapur tradisional masih memiliki kelebihan yang lain. Yakni yang paling dapat kita rasakan adalah peralatan dapur tradisional dapat memberikan cita rasa tersendiri yang khas dalam menambah kelezatan makanan. Hal ini tidak ditemui pada peralatan dapur modern. Selain itu, peralatan dapur tradisional tidak terkontaminasi dengan zat kimia berbahaya seperti plastik dan lain sebagainya yang biasa terdapat pada peralatan dapur modern. Hal inilah yang membuat citarasa masakan menjadi lebih sedap dan enak di lidah.

Berikut adalah beberapa macam peralatan dapur tradisional, yakni:

  1. Anglo

gambar anglo tungku

Anglo adalah sebuah tungku yang berbahan dasar dari tanah liat. Anglo biasanya digunakan untuk memasak menggunakan bahan bakar arang atau batu bara. Selain itu bisa juga menggunakan blothonk (ampas tebu) yang sudah dikeringkan.

  1. Kendhil

kendhil tradisional

Kendhil merupakan alat tradisional semacam panci yang digunakan untuk memasak dan menanak nasi. Kendhil dibuat dari campuran besi dan aluminium dengan ketebalan antara dua hingga empat milimeter. Berbeda dengan panci yang dasarnya datar, dasar kendhil berbentuk bulat. Cara memasak nasi menggunakan kendil sama seperti cara memasak nasi dengan menggunakan rice cooker, hanya saja jika sudah mulai berkurang airnya, maka nasi harus diaduk hingga matang supaya tidak gosong dan berkerak.

  1. Tampah

tampah alat dapur tradisional

Tampah adalah suatu peralatan dapur tradisional yang berbentuk lingkaran besar dengan pembatas di bagian pinggir. Tampah terbuat dari bambu yang dibelah tipis dan dianyam sedemikian rupa. Peralatan ini digunakan untuk membersihkan beras atau kacang-kacangan dari kulit, kotoran atau apapun yang terdapat padanya. Caranya adalah dengan mengayaknya secara manual. Kotoran yang biasanya memiliki berat yang berbeda akan terkumpul dengan sendirinya di satu lokasi. Dari situ dapat diambil dan dipisahkan dari beras atau kacang-kacangan tadi.

  1. Wajan cekung

wajan tanah liat cekung tradisional

Wajan jenis ini terbuat dari tanah liat yang dibakar, lebih mirip seperti parabola dengan ukuran diameter antara 16 hingga 30 sentimeter tergantung pada kebutuhannya. Alat ini biasa digunakan untuk menggoreng seperti wajan pada umumnya, namun tidak menggunakan minyak. Istilahnya adalah menggoreng sangrai. Alat ini berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

  1. Tumbu

tumbu alat masak tradisional

Tumbu adalah suatu alat dapur tradisional yang digunakan untuk menyimpan bahan makanan misalnya kacang-kacangan, umbi-umbian, buah-buahan dan lain sebagainya. Tumbu terbuat dari bahan bambu yang dianyam sangat rapat.

  1. Entong

entong kayu alat masak tradisional

Entong adalah alat untuk mengaduk nasi saat dimasak dan juga alat untuk mengambil nasi saat akan dimakan. Alat ini terbuat dari kayu yang termasuk dalam jenis ringan seperti kayu randu dan kayu waru.

Demikian adalah beberapa peralatan dapur tradisional yang sampai saat ini masih digunakan terutama di desa-desa. Semoga bermanfaat. (iwan)

 

Leave A Response »

You must be logged in to post a comment.