Memahami Pengertian hak asasi manusia HAM yang sering disebut oleh aktifis HAM itu

Ridwan 18 October 2012 1


Hak asasi manusia didengungkan banyak pihak belakangan ini. Namun tidak banyak yang mengerti tentang apa sebenarnya pengertian hak asasi manusia atau HAM itu. Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai pengertian hak asasi manusia, maka kita harus mengutip apa yang dikatakan oleh para ahli dalam bidang ini. Pengertian hak asasi manusia pada umumnya adalah hak-hak manusia yang ada sejak ia dilahirkan dan berlaku secara universal. Pengertian hak asasi manusia menurut beberapa ahli antara lain sebagai berikut:

pengertian hak asasi manusia

  1. Menurut Jack Donelly, pengertian hak asasi manusia adalah apa yang dimiliki oleh manusia dikarenakan semata-mata ia adalah manusia. Dalam arti yang lain dapat dikatakan bahwa hak diberikan kepada manusia bukan karena masyarakat atau bangsanya, akan tetapi karena ia ada di dunia ini dengan sudah membawanya, yang merupakan martabatnya sebagai manusia. Hak-hak tersebut antara lain adalah:
    1. Hak hidup
    2. Hak kemerdekaan
    3. Hak kepemilikan
  2. Menurut Karel Vask dari perancis, pengertian hak asasi manusia berdasarkan tiga generasi yang diambil dari revolusi perancis. Karel Vask menggunakan kata “generasi” merujuk pada inti atau substansi dan ruang lingkup yang menjadi prioritas utama pada kurun waktu tertentu. Hal-hal tersebut antara lain:
    1. Liberte, berfokus pada hak sipil dan politik

Pada jaman ini, hak asasi manusia hanya menyoroti pada masalah prinsip integritas yang ada pada manusia seperti kebutuhan dasar serta kebebasan berpolitik. Di dalam prinsip tersebut ada hak hidup, kebebasan berpikir, beragama dan berkeyakinan. Selain itu juga terkandung kebebasan mengeluarkan pendapat dan berkumpul, tidak diperlakukan sewenang-wenang meskipun bersalah dan juga hak milik. Hak generasi pertama ini disebut juga dengan hak negatif, yang mana negara tidak boleh ikut campur di dalamnya karena dikhawatirkan akan terjadi pelanggaran atas hak tersebut.

    1. Egalite, berfokus pada hak ekonomi, sosial dan budaya

Pada jaman ini, hak asasi manusia menyoroti tentang hak manusia dalam hal kemajuan di bidang ekonomi, sosial dan kebudayaan. Dalam prinsip ini juga terkandung hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, hak atas informasi, hak dalam penentuan status dalam berpolitik, menikmati penemuan ilmiah, mendapatkan pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan sehari-hari, hak atas lingkungan yang sehat serta hak yang lain sebagainya. Hak asasi generasi ini mencapai puncaknya pada tahun 1966 dengan ditandatanganinya “International Couvenant on Economic, Social and Cultural Rights”. Berbeda dengan generasi sebelumnya, HAM generasi ini menuntut negara turut andil aktif dalam menegakkan. Maka dari itu disebut sebagai hak positif.

    1. Fraternite, berfokus pada soliderita

Yang dimaksud dengan solideritas secara umum adalah suatu rasa kebersamaan atau hak bersama/kolektif. Hak solideritas muncul pada negara berkembang. Dalam generasi ini memprioritaskan hak pembangunan, hak atas perdamaian dan keamanan, hak atas sumber daya alam negara sendiri serta hak terhadap lingkungan yang layak dan sehat. Selain itu di dalamnya juga termasuk hak untuk meneruskan warisan budaya sendiri.

Pengertian hak asasi manusia dari tiga generasi diatas sebenarnya berada dalam satu kerangka yang disebut dengan HAM itu sendiri. Ketiganya dianggap satu kesatuan universal yang saling berkaitan dan saling melengkapi satu sama lain.

Demikian ulasan singkat kami mengenai pengertian hak asasi manusia. Semoga bermanfaat.

 

One Comment »

    Leave A Response »

    You must be logged in to post a comment.